Kelompok
6 (AWK)
1.
Abdul
Hamid NIM
A1B110201
2.
M.
Fathurahman NIM
A1B110254
3.
Mia
Aldina Maulana NIM A1B110225
4.
Noprika
Selviana NIM A1B110043
5.
Ragita
Rahmaniyah NIM A1B111212
6.
Maya
Puspitasari NIM A1B111203
7.
Dedy
Herwin Rendy NIM A1B110037
TUGAS (Model-model Struktur Wacana)
Carilah
tiga buah iklan dan analisislah:
-
struktur percakapan dalam iklan, berupa
inisiasi, respon, dan feedback;
-
struktur wacana pada iklan, berupa butir
utama, badan iklan, dan penutup.
JAWABAN:
1.
Iklan
I: Pepsodent Sensitive Expert
Laki-laki
1: (melihat laki-laki 2 akan minum air dingin) “Gigimu kan sensitive?”
Laki-laki 2: “Tapi dengan pasta
gigi sensitive ngilunya hilang.”
Laki-laki 1: “Tapi akar masalahnya
belum hilang.”
Narator : “Pepsodent Sensitive Expert tak hanya redakan
ngilu dalam 30 detik tapi atasi akar masalahnya, membantu memperbaiki email,
menjaga gusi kuat.”
Laki-laki 1: “Ngilu hilang.”
Laki-laki 2: “Gigi sensitive nggak
deh”
Narator : “Pepsodent Sensitive Expert”
·
Analisis Struktur Percakapan pada Iklan
“Pepsodent Sensitive Expert”, terdapat pada kutipan berikut.
a. Inisiasi
: Laki-laki 1: (melihat laki-laki 2 akan minum air dingin) “Gigimu kan
sensitive?”
b. Respon
: Laki-laki 2: “Tapi
dengan pasta gigi sensitive ngilunya hilang.”
c. Feedback :
Laki-laki
1: “Tapi akar masalahnya belum hilang.”
·
Analisis Struktur Wacana pada Iklan
“Pepsodent Sensitive Expert”
a. Butir
Utama Iklan
Butir utama
iklan berfungsi untuk menarik perhatian dari calon konsumen. Pada iklan di
atas, butir utama terdapat pada kutipan percakapan berikut.
“Tapi dengan pasta gigi sensitive ngilunya hilang”.
Ungkapan yang
bercetak tebal, yaitu pasta gigi
sensitive merupakan butir utama iklan tersebut. Iklan tersebut menyarankan
kepada konsumen pasta gigi yang mengalami gigi sensitive memakai pasta gigi
yang khusus bagi penderita gigi
sensitive agar rasa ngilu menghilang.
b. Badan
Iklan
Badan iklan
bertujuan untuk menarik minat dan kesadaran calon konsumen, baik secara
objektif atau rasional dan subjektif (emosional). Pada iklan di atas, badan
iklan terdapat pada kutipan percakapan berikut.
Pepsodent Sensitive Expert tak
hanya redakan ngilu dalam 30 detik tapi atasi akar masalahnya, membantu
memperbaiki email, menjaga gusi kuat.
Pada iklan di
atas, alasan yang digunakan bersifat rasional (objektif), hal tersebut
dikemukakan oleh narator iklan. Iklan tersebut menyatakan bahwa penggunaan
pasta gigi Pepsodent Sensitive Expert pada penderita gigi sensitive tidak
sekedar meredakan ngilu, tetapi juga memperbaiki email gigi, dan menjaga gusi.
Hal tersebut sudah terbukti karena sudah diteliti oleh para peneliti ahli gigi.
c. Penutup
Pada penutup,
wacana iklan dapat berisi informasi-informasi yang masih berhubungan dengan
topik yang dilakukan. Bagian penutup pada iklan di atas terdapat pada kutipan berikut.
“Gigi sensitive
nggak deh.”
Bagian penutup
pada iklan tersebut bersifat lunak, menegaskan bahwa dengan menggunakan
Pepsodent Sensitive Expert pada penderita gigi sensitive tidak akan pernah
mengalami rasa ngilu lagi dan tentunya tidak perlu lagi takut untuk minum
minuman dingin.
2.
Iklan
II: One Push Vape
Perempuan 1: (menyemprot obat
nyamuk) “Uhuk uhuk uhuk.”
Perempuan 2: “Loh masih repot
nyemprot, pakai One Push Vape dong.”
Perempuan 3: “Sekali semprot aja
nyamuknya langsung hilang.”
Perempuan 1: “Sekali?”
Perempuan 4: “Iya… Tahan lama
sampai pagi.”
Perempuan 5: “Jadi, tengah malam
gak perlu nyemprot lagi.”
Perempuan 6: “Tidur jadi nyenyak.”
Perempuan
2: “Pakai One Push Vape, butiran aerosolnya berepavorasi dan menguap, mematikan
nyamuk di dalam ruangan serta nyaman untuk seluruh keluarga. Ganti dong… One
Push Vape. Semprot satu detik bebas nyamuk 10 jam.”
Narator : “Fumakilla”
·
Analisis Struktur Percakapan pada Iklan
a. Inisiasi : Perempuan 3:
“Sekali semprot aja nyamuknya langsung hilang.”
b. Respon : Perempuan 1: “Sekali?”
c. Feedback : Perempuan
4: “Iya… Tahan lama sampai pagi.”
·
Analisis Struktur Wacana pada Iklan
a. Butir
Utama Iklan
Pada iklan di
atas, butir utama terdapat pada kutipan percakapan berikut.
“Loh
masih repot nyemprot, pakai One Push Vape dong.”
Kalimat di atas
merupakan butir utama pada iklan “One Push Vape”. Kalimat tersebut menyampaikan
pesan kepada konsumen yang menggunakan obat nyamuk semprot agar beralih ke
produk One Push Vape karena penggunaannya yang tidak merepotkan. Cara
penggunaan yang sekali semprot inilah yang tentunya menarik perhatian konsumen.
b. Badan
Iklan
Pada iklan di
atas, badan iklan terdapat pada kutipan percakapan berikut.
Perempuan
4: “Iya… Tahan lama sampai pagi.”
Perempuan
5: “Jadi, tengah malam gak perlu
nyemprot lagi.”
Perempuan
6: “Tidur jadi nyenyak.”
Ketiga kalimat
percakapan di atas merupakan badan iklan “One Push Vape”. Dalam iklan ini,
alasan yang digunakan bersifat objektif (rasional) karena sudah dipakai oleh
beberapa konsumen dalam iklan tersebut. Iklan ini menyatakan bahwa penggunaan
obat nyamuk One Push Vape membuat penggunanya lebih nyaman dan nyenyak tidur
karena efek obat nyamuk ini tahan lama. Jadi, tidak perlu bolak-balik untuk
menyemprot, cukup sekali saja.
c. Penutup
Bagian penutup
pada iklan di atas terdapat pada kutipan berikut.
Ganti
dong… One Push Vape.
Semprot satu detik bebas nyamuk 10 jam.”
Bagian penutup pada iklan tersebut bersifat keras.
Dilihat dari penggunaan ungkapan “Ganti dong…” yang memberikan maksud, yaitu menyuruh para konsumen obat nyamuk
semprot agar segera mengganti ke One Push Vape.
3.
Iklan
III: Mie Sedaap Cup
Raditya
Dika : “Dulu hidup
gue basi banget! Kalo kata kucing gue….”
Kucing (Morganisa) : “Kudet kudet.”
Raditya
Dika : “Tapi sekarang
gue Cupdate. Makan Mie Sedaap cup baru. Pertama kali nih, mie cup dengan rasa
yang up to date. Cupdate itu mie cup yang isinya banyak, ada bal-balnya… hmm…
pengen gue pacarin. Rasanya, sensasinya, up
to date… pecah enaknya…. Ini baru mie cup berkualitas, rasanya berkelas.
So, update rasa loe. Coba mie
sedaap cup. Baru.”
Narator : “Dari Wingsfood.”
·
Analisis Struktur Percakapan pada Iklan
a. Inisiasi : Raditya Dika: “Dulu hidup gue basi banget! Kalo kata kucing gue….”
b. Respon : Kucing (Morganisa): “Kudet kudet.”
c. Feedback : Raditya
Dika: “Tapi sekarang gue Cupdate. Makan Mie Sedaap cup baru.
·
Analisis Struktur Wacana pada Iklan
a. Butir
Utama Iklan
Pada iklan di
atas, butir utama terdapat pada kutipan percakapan berikut.
Raditya Dika : “Dulu hidup gue basi banget! Kalo
kata kucing gue….”
Kucing
(Morganisa) : “Kudet kudet.”
Raditya Dika : “Tapi sekarang gue Cupdate. Makan Mie Sedaap cup baru.
Kalimat bercetak
tebal di atas merupakan butir utama pada iklan “Mie Sedaap Cup”. Kalimat
tersebut menyampaikan pesan kepada konsumen bahwa jika sedang mengalami
kebosanan, maka makan saja Mie Sedaap Cup.
b. Badan
Iklan
Pada iklan di
atas, badan iklan terdapat pada kutipan percakapan berikut.
Raditya Dika :
“Tapi sekarang gue Cupdate. Makan Mie Sedaap cup baru.
Pertama kali nih, mie cup dengan
rasa yang up to date. Cupdate itu mie cup yang isinya banyak, ada bal-balnya…
hmm… pengen gue pacarin. Rasanya, sensasinya, up to date pecah enaknya…. Ini baru mie cup berkualitas, rasanya
berkelas. So, update rasa loe.
Coba
mie sedaap cup. Baru.”
Kalimat yang
bercetak tebal di atas merupakan badan iklan “Mie Sedaap Cup”. Dalam iklan ini,
alasan yang digunakan bersifat subjektif
(emosional) . Iklan ini menyatakan pendapat Raditya Dika mengenai Mie Sedaap
Cup yang menurutnya berkualitas dan berkelas. Sebagai seorang tokoh masyarakat
yang cukup terkenal, Raditya Dika memiliki pengaruh besar untuk dapat
mempengaruhi pendengarnya.
c. Penutup
Bagian penutup
pada iklan di atas terdapat pada kutipan berikut.
Raditya
Dika : “Tapi sekarang gue Cupdate.
Makan Mie Sedaap cup baru.Pertama kali nih, mie cup dengan rasa yang up to
date. Cupdate itu mie cup yang isinya banyak, ada bal-balnya… hmm… pengen gue
pacarin. Rasanya, sensasinya, up to date
pecah enaknya…. Ini baru mie cup berkualitas, rasanya berkelas. So, update
rasa loe. Coba mie sedaap cup. Baru.”
Bagian penutup pada iklan tersebut bersifat keras.
Dilihat dari kalimat yang bercetak tebal menyuruh kepada konsumen untuk mencoba
Mie Sedaap yang terbaru yaitu Mie Sedaap Cup. Seolah-olah menyatakan jika ingin
menjadi orang yang tidak ketinggalan zaman, maka makanlah Mie Sedaap Cup.
·
Sumber Iklan: youtube.com