Berikut ini merupakan
hasil dari diskusi mengenai Analisis Wacana Kritis (AWK) berupa pertanyaan dan
jawaban pada 16 April 2014.
1. Mustahib (Kelompok 9)
“Analisis wacana dalam studi
linguistik ini merupakan reaksi dari bentuk linguistik formal yang lebih
memperhatikan pada unit kata, frasa, atau kalimat semata tanpa melihat
keterkaitan di antara unsur tersebut. Analisis wacana, kebalikan dari
linguistik formal, justru memusatkan perhatian pada level di atas kalimat
seperti hubungan gramatikal yang terbentuk pada level yang lebih besar dari
kalimat”. Berikan penjelasan mengenai “bentuk reaksi” pada pernyataan di atas.
Jawaban:
Penjelasan dari pernyataan di atas, bisa
dikatakan bahwa adanya ilmu analisis wacana ini dikarenakan oleh lingustik
formal yang hanya melihat bahasa dari segi kata, frasa, atau kalimatnya saja. Maka, untuk memahami sebuah wacana secara
mendalam diperlukan analisis wacana yang level analisisnya lebih tinggi dan
dalam dibandingkan linguistik formal karena dengan analisis ini kita bisa
mengetahui hubungan gramatikal (seperti makna tersirat) pada suatu teks. Oleh
karena itulah, analisis wacana merupakan bentuk reaksi dari linguistic formal.
2. Nurul Aulia (Kelompok 2)
Jelaskan perbedaan
ketiga paradigma analisis wacana dalam melihat bahasa menurut Mohammad A. S.
Hikam.
Jawaban:
a. Pandangan Kaum Positivisme-Empiris
Dalam pandangan ini,
analisis wacana dimaksudkan untuk menggambarkan tata aturan kalimat, bahasa,
dan pengertian bersama. Wacan diukur dengan pertimbangan kebenaran atau
ketidakbenaran (menurut sintaksis dan semantik).
b. Pandangan kaum Konstruktivisme
Dalam pandangan ini,
analisis wacana dimkasudkan sebagai suatu analisis untuk membongkar
maksu-maksud dan makna-makna tertentu. Wacana adalah suatu upaya pengungkapan
maksud tersembunyi dari subjek yang mengemukakan suatu pernyataan.
c. Pandangan Kritis
Analisis wacana dalam
kategori ini disebut juga sebagai analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis). Analisis wacana dalam paradigma ini
menekankan pada konstelasi kekuatan yang terjadi pada proses produksi dan
reproduksi makna. Dalam pandangan ini, analisis wacana dipakai untuk membongkar
kuasa yang ada dalam setiap proses bahasa, perspektif yang harus dipakai, topik
apa yang dibicarakan.
3. Sri Maya (Kelompok
7)
Jelaskan dan beri contoh mengenai pendekatan dalam analisis
wacana kritis.
Jawaban:
a. Analisis
Bahasa Kritis (Critical Linguistics)
Inti
dari gagasan Critical Linguistics adalah
melihat bagaimana gramatika bahasa membawa posisi dan makna ideologi tertentu.
Aspek ideologi itu diamati dengan melihat pilihan bahasa dan struktur tata
bahasa yang dipakai. Bahasa, baik kata maupun struktur gramatika dipahami
sebagai pilihan, mana yang dipilih seseorang untuk diungkapkan membawa makna
ideologi tertentu. Contoh: “kebersihan sebagian dari iman”, dalam wacana tersebut terdapat sebuah ideologi atau
paham keagaamaan.
b. Analisis
Wacana Pendekatan Prancis (French
Discourse Analysis)
Dalam
pandangan ini, kata yang digunakan dan makna dari kata-kata menunjukkan posisi
seseorang dalam kelas tertentu. Bahasa adalah medan pertarungan melalui
berbagai kelompok dan kelas sosial yang berusaha menanamkan keyakinan dan
pemahamannya. Contoh: dialog antar mahasiswa dan dosen, tentunya mahasiswa akan
memilih bahasa yang lebih sopan dalam berbicara dengan dosen, misalnya
menggunakan kata “saya” bukan “aku”. Hal itu terjadi karena adanya kelas sosial
karena dosen memiliki jabatan yang lebih tinggi dibanding mahasiswa.
c. Pendekatan Kognisi Sosial
(Socio Cognitive Approach)
Pendekatan
ini melihat faktor kognisi sebagai elemen penting dalam produksi wacana. Wacana dilihat bukan hanya dari struktur
wacana, tetapi juga menyertakan bagaimana wacana itu diproduksi. Proses
produksi wacana itu menyertakan suatu proses yang disebut sebagai kognisi
sosial. Kognisi sosial merupakan tata cara kita menginterpretasi, menganalisa,
mengingat, menggunakan informasi tentang dunia sosial atau bermasyarakat.
Contoh: salah satu ciri orang Batak adalah nada bicara mereka yang tegas bahkan
terkadang bagi sebagian orang agak kasar. Mengingat hal tersebut, produksi
wacana ketika Anda berbicara pada orang Batak
tentunya akan berubah, menyesuaikan dengan kognisi sosial yang ada.
d. Pendekatan Perubahan
Sosial (Sociocultural Change Approach)
Wacana
di sisni dipandang sebagai praktik sosial karena dengan memandang wacana
sebagai praktik sosial, ada hubungan dialektis antara praktik diskursif
tersebut engan identitas dan relasi sosial. Wacana juga melekat dalam situasi,
institusi, dan kelas sosial tertentu. Contoh: pemakaian kata perempuan dan
wanita. Dulu kata “perempuan” yang dipakai, tetapi kini karena adanya perubahan
yang terjadi dalam masyarakat, maka beralih ke kata “wanita”.
e. Pendekatan Wacana Sejarah
(Discourse Historical Approaches)
Analisis
wacana harus menyertakan konteks sejarah bagaimana wacana tentang suatu
kelompok atau komunitas digambarkan. Contoh: penggambaran yang buruk atau rasis
tentang suatu kelompok, menurutnya terbangun lewat proses sejarah yang panjang.
Penggambaran tersebut harus dibongkar dengan melakukan tinjauan sejarah karena
prasangka atau penggambaran itu adalah peninggalan atau warisan lama yang
panjang.
4. Harmah (Kelompok 3)
Dari AWK, apa saja objek penelitian yang bisa dilakukan?
Jawaban:
Banyak penelitian bisa Anda lakukan dalam AWK ini, tergantung
sudut pandang apa yang akan Anda gunakan dalam menganalisis objek penelitiannya.
Seperti: menganalisis teks berita pada koran, menganalisis iklan di televisi,
dan sebagainya. Anda bisa memilih dari salah satu dari lima karakteristik AWK
sebagai objek penelitian.
5. Endang Puspita Rini
(Kelompok 4)
Bagaimana peran AWK pada teks berita?
Jawaban:
AWK berperan penting dalam menganalisis suatu teks berita.
Adanya AWK membantu pendengar atau pembaca berita untuk lebih kritis terhadap
hal yang diberitakan, sehingga tidak terhegemoni atau langsung mempercayai hal yang ada pada
berita. AWK membuat masyarakat lebih kritis terhadap lingkungannya.
6. Helma Wahdah dan M.
Sadri (Kelompok 1)
a. Jelaskan mengenai karakteristik AWK.
b. Apa beda antar analisis wacana dan analisis wacana kritis?
Jawaban:
a. Pertanyaan ini mirip
dengan pertanyaan yang telah ditanyakan sebelumnya dari Rizka melalui blog.
Oleh karena itu, jawabannya bisa Anda lihat kembali pada blog.
b. Istilah analisis wacana
dipakai dalam berbagai disiplin ilmu dan sifatnya umum, sedangkan Analisis
Wacana Kritis (AWK) dalam analisisnya terhadap bahasa lebih mendalam dan
mengungkap berbagai karakteristik yang ada dalam suatu teks.
7. Eka Cahya Nenggar
(Kelompok 8)
Adakah keterkaitan antar kelima karakteristik AWK?
Jawaban:
Tentu ada keterkaitan antar kelima karakteristik AWK.
Penjelasannya kita ambil dari wacana rasisme (kekuasaan kulit putih terhadap
kulit hitam).
a. Tindakan, dalam wacana rasisme terdapat tindakan dari
pihak kulit putih untuk memerintah kulit hitam.
b. Konteks, dalam wacana rasisme tentunya berhubungan dengan
kulit putih dan kulit hitam, serta lingkungan sosial yang terjadi.
c. Historis, terbentuknya wacana rasisme ini karena adanya
penjajahan orang-orang kulit putih terhadap orang-orang kulit hitam.
d. Kekuasaan, dalam wacana rasisme terdapat kekuasaan atau
control yang dilakukan orang-orang kulit putih kepada orang-orang kulit hitam.
e. Ideologi, wacana kekuasaan kulit putih terhadap kulit
hitam merupakan rasisme. Rasisme merupakan suatu paham yang membedakan orang
putih dan kulit hitam.
8. Rika (Kelompok 5)
Berikan penjelasan dari “Konsep kekuasaan adalah
salah satu kunci hubungan antara wacana dengan masyarakat. Seperti kekuasaan
kulit putih terhadap kulit hitam dalam wacana rasisme,” yang telah disajikan
kelompok pada materi AWK.
Jawaban:
Maksud
dari pernyataan di atas adalah dalam wacana rasisme terdapat sebuah kekuasaan,
yaitu kekuasaan kulit putih terhadap kulit hitam. Rasisme ini merupakan sebuah
penjajahan yang dilakukan oleh kulit putih terhadap kulit hitam. Kulit hitam
dianggap sebagai budak dan kulit putih dianggap sebagai ras tertinggi. Jadi,
kunci dari hubungan masyarakat dalam wacana rasisme ini adalah kekuasaan kulit
putih terhadap kulit hitam (semacam hubungan antara penguasa dengan budak).
Casino Game For Sale by Hoyle - Filmfile Europe
BalasHapus› casino-games › casino-games › casino-games › casino-games Casino Game for goyangfc sale by https://deccasino.com/review/merit-casino/ Hoyle on Filmfile 토토 사이트 Europe. 1xbet korean Free shipping for most countries, no download required. poormansguidetocasinogambling Check the deals we have.